# MATHEMATICAL MIRACLES OF THE QUR’AN

NUMEROLOGICAL CALCULATIONS (ABJAD) IN THE QUR’AN

Every letter in the Arabic alphabet has a numerical (gematrical) value. In other words, in Arabic every letter stands for a number. A number of calculations can be made from this basis. These are referred to as numerological (abjad) calculations or “hisab al-jumal.”239 Muslims who took advantage of the fact that every letter of the alphabet represents a number have used this in a number of fields. Ilm’ul Jafr is one of these.

Jafr is the science of foretelling what is likely to happen in the future. One of the methods employed by people who engage in this is to compare symbolic forms and letters’ numerological values. The main difference between “abjad” and “jafr” methods is that the former refers to what has already taken place and the latter to what is likely to take place in the future.240

This method of calculation is a form of writing which goes back several centuries and which was widely used before the revelation of the Qur’an. Everything which happened in Arab history was written down by attributing numerical values to letters thus the date of every event was recorded. These dates were obtained by adding up the particular numerical values of every letter employed.

When certain verses of the Qur’an are examined in the light of the “abjad” method, we see that a number of dates emerge which are fully in accordance with the meanings of those verses. When we see that things referred to in these verses actually happened on the dates obtained by this method, we understand that there is a secret indication regarding those events in the verses. (Allah knows best.)

The 1969 Moon Landing is Indicated in the Qur’an

The Hour has drawn near and the moon has split. (Qur’an, 54:1)

The Arabic word “inshaqqa” (split) used in the above verse is derived from the word “shaqqa,” which can also be used to mean “causing something to rise, ploughing or digging the soil”:

 We pour down plentiful water, then split the earth into furrows. Then We make grain grow in it, and grapes and herbs and olives and dates and luxuriant gardens and orchards and meadows. (Qur’an, 80:25-31)

As we can see, the word “shaqqa” in the above verse is not being used in the sense of “dividing into two” but of “slicing through the soil, reaping various crops.” When evaluated in this sense, the meaning of the word “shaqqa” in the expression “the moon has split” (Qur’an, 54:1) can also be seen to be referring to the 1969 moon landing and the studies performed on the moon land. (Allah knows best.) In fact, there is another very important indication here: Some of the “abjad” values of certain words in this verse in Surat al-Qamar also point to the figure 1969. Continue reading

# Keajaiban Qur’an Dalam Kajian Fisika (The Miracle Of Qur’an)

Raha

Rahasia besi

Besi adalah salah satu unsur yang dinyatakan secara jelas dalam Al Qur’an. Dalam Surat Al Hadiid, yang berarti “besi”, kita diberitahu sebagai berikut:

“…Dan Kami turunkan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia ….” (Al Qur’an, 57:25)

Kata “anzalnaa” yang berarti “kami turunkan” khusus digunakan untuk besi dalam ayat ini, dapat diartikan secara kiasan untuk menjelaskan bahwa besi diciptakan untuk memberi manfaat bagi manusia. Tapi ketika kita mempertimbangkan makna harfiah kata ini, yakni “secara bendawi diturunkan dari langit”, kita akan menyadari bahwa ayat ini memiliki keajaiban ilmiah yang sangat penting.

Ini dikarenakan penemuan astronomi modern telah mengungkap bahwa logam besi yang ditemukan di bumi kita berasal dari bintang-bintang raksasa di angkasa luar.

Logam berat di alam semesta dibuat dan dihasilkan dalam inti bintang-bintang raksasa. Akan tetapi sistem tata surya kita tidak memiliki struktur yang cocok untuk menghasilkan besi secara mandiri. Besi hanya dapat dibuat dan dihasilkan dalam bintang-bintang yang jauh lebih besar dari matahari, yang suhunya mencapai beberapa ratus juta derajat. Ketika jumlah besi telah melampaui batas tertentu dalam sebuah bintang, bintang tersebut tidak mampu lagi menanggungnya, dan akhirnya meledak melalui peristiwa yang disebut “nova” atau “supernova”. Akibat dari ledakan ini, meteor-meteor yang mengandung besi bertaburan di seluruh penjuru alam semesta dan mereka bergerak melalui ruang hampa hingga mengalami tarikan oleh gaya gravitasi benda angkasa. Continue reading

# Video Presentasi, Keajaiban Burung (The Miracle in The Bird)

The Miracle in The Bird

Burung memiliki desain sempurnayang penting bagi penerbangan. Mereka memiliki terang, rongga tulang, otot-otot dada yang kuat untuk memindahkan tulang, bulu-bulu dengan atribut-atribut untuk menahan mereka di udara, sayap aerodinamis dan metabolisme untuk merespon kebutuhan energi tinggi mereka … Sifat-sifat ini, yang memungkinkan melakukan tugas yang sulit seperti berlangsungnya penerbangan , adalah beberapa bukti bahwa burung adalah  desain produk. Dalam presentasi ini anda akan melihat fitur-fitur luar biasa yang dimiliki oleh burung dan sekali lagi menyaksikan bahwa itu adalah bukti bahwa Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah menciptakan mereka. Continue reading

# Video Presentasi, Keajaiban Penciptaan Manusia

Presentasi ini menjelaskan bagaimana manusia diciptakan, dan yang tahap tidak ada sampai menjadi ada. Presentasi ini adalah tentang Anda … Anda akan melihat bagaimana Tuhan melakukan serangkaian keajaiban dan menciptakan manusia yang pernah hanya setetes air.