Catatan Sufistik Tentang Sakit | Suluk

Demi Maha Cinta

[Sebuah pembahasan eksploratif dari Zaprulkhan, terhadap Risalah Al-Mardha pada Kitab Lama’at dalam Risalah An-Nur dari Bediuzzaman Said Nursi]

“Untuk orang-orang yang tengah dirundung suatu penyakit dan sedang mencari pengobatan suci melalui cahaya hikmah Ilahi. Percayalah tatkala penyakit merengkuh dirimu, sang malaikat kebajikan tersenyum bahagia sedangkan iblis menangis berduka. Namun sewaktu kesehatan menyambangi dirimu, aku khawatir malaikat-malaikat itu meratap dukanya sementara iblis tertawa gembira.”

Apapun bentuk penyakit yang kita alami dalam kehidupan ini merupakan sebentuk kasih sayang Ilahi kepada hamba-hamba-Nya. Kasih sayang itu bisa berupa menghapus segala kesalahan dan dosa, serta melipat gandakan pahala. Bisa berupa penjagaan Allah kepada kita dari berbagai kemaksiatan dan menyebabkan doa-doa kita menjadi mustajab. Juga akan mengajarkan kepada kita agar pasrah kepada suratan takdir Tuhan, menatap wajah kematian secara jernih, mendidik kita tentang kearifan hidup, mendekatkan kita pada singgasana Tuhan.

Tuhan sengaja mengirimkan penyakit ke tengah-tengah kehidupan manusia untuk mengguncangkan ranah kepalsuan dan…

View original post 3,976 more words

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s