“RESISTENSI TERHADAP PERUBAHAN”

Sejauh yang saya ketahui ada beberapa hal manusia itu cenderung menolak perubahan yang ditawarkan dalam pembangunan sekalipun perubahan itu untuk kebaikan dirinya atau kebaikan bersama, atau seseorang cenderung menolak diajak kearah kebaikan, dan ini terjadi disebabkan, yaitu :

  1. Jika ajakan perubahan yang dikatakan lebih baik itu, dinilai atau dirasakan Iirasional atau tidak masuk akal sehat mereka ;
  2. Jika ajakan perubahan itu bertentangan dengan keyakinan atau agamanya ;
  3. Jika ajakan perubahan kebaikan itu bertentangan dengan kebudayaan atau tradisi mereka ;
  4. Jika ajakan perubahan kebaikan itu bertentangan dengan kepentingan pribadinya, sekalipun kepentingan pribadi itu sesungguhnya telah melanggar hukum, seperti disuruh jangan korupsi, mereka tidak mau dan tetap saja korupsi, dan lain sebagainya
  5. Jika ajakan perubahan kebaikan itu, membuat mereka merasa diperintah atau didikte, sehingga gengsi dan harga diri mereka terganggu ;

Khusus yang point 4, tidak perlu menjadi pertimbangan, namun poin-poin lainnya haruslah menjadi pertimbangan bagi agent-agent Pembangunan di negeri ini, atau bagi mereka sebagai juru dakwah, juru nasihat dan bagi penganjur kebaikan dimanapun berada.

(oleh: M. Sofyan L)