9 Pengobatan Paling Aneh

Jakarta, Pengobatan suatu penyakit memang tidak hanya sebatas menggunakan obat-obatan medis semata. Beberapa pengobatan aneh telah dikenal oleh masyarakat selama bertahun-tahun.

Tak sedikit pengobatan non-medis yang masih dipercaya dan dilakukan oleh masyarakat dunia. Pengobatan ini kadang bisa terbilang aneh dan tidak masuk akal. Beberapa diantaranya ada yang belum bisa dibuktikan secara ilmiah.

Berikut ini beberapa pengobatan aneh yang masih banyak dipercaya oleh masyarakat, seperti dikutip dari Telegraph, Jumat (10/6/2011) yaitu:

1. Bulu burung merak yang diikatkan pada kaki bisa menyembuhkan racun (bisa) ular yang mematikan.

  Continue reading

Anak Bebas Daging, IQ Lebih Tinggi

ANAK-anak yang tidak mengonsumsi daging, ternyata memiliki tingkat kecerdasan (IQ) lebih tinggi. Rata-rata, mereka memiliki IQ 116 ke atas.

Praktisi Vegetarian, Drs Susianto MKM dalam pencanangan Gerakan ‘Meet Free Monday’ di TK-SD Karangturi Mataram, Sabtu (22/1) lalu, menuturkan, anak yang pintar, cenderung memilih pola hidup vegetarian. “Daya tahan tubuh juga bisa lebih kuat karena banyak zat antioksidan yang masuk ke dalam tubuh. Ini amat baik di tengah masa pertumbuhannya,” paparnya.

Di hadapan ratusan siswa TK dan SD, Ketua Indonesia Vegetarian Society itu bercerita perihal pengalamannya yang sudah mulai total mengonsumsi vegetarian (nabati) sejak tahun 1988. “Sekarang, kalau melihat daging, saya seperti dihadapkan segumpal racun yang bila dimakan, menimbulkan berbagai penyakit kronis seperti kanker, kolesterol, dan jantung,” ujar Susianto. Continue reading

1 Hari Saja untuk Bersihkan Racun Tubuh

Jakarta, Detoks atau proses mengeluarkan racun-racun di tubuh merupakan satu hal yang penting untuk dilakukan. Cukup meluangkan 1 hari saja untuk detoks ini.

Beberapa orang mulai membiasakan diri meluangkan waktu 1 hari dalam seminggu untuk detoks setelah tubuh terus-terusan dimasukkan berbagai makanan. Tapi ada juga yang melakukannya 2 minggu sekali atau 1 bulan sekali tergantung kebutuhan.

Kapan waktu yang tepat untuk detoks?

Pakar kesehatan mengatakan tubuh perlu melakukan detoks  setelah tidak pernah berhenti konsumsi berbagai makanan. Biasanya orang memilih 1 hari biasa untuk detoks bukan saat libur.

Makanan yang masuk ke dalam tubuh bisa menjadi racun karena mengandung lemak jahat dan kolesterol yang bisa dibersihkan lewat detoks. Mengeluarkan racun dengan detoks bisa membersihkan pencernaan dan meningkatkan kekebalan tubuh. Continue reading

Pemicu Serangan Jantung yang Ditemui Sehari-hari

Jakarta, Berbagai pemicu serangan jantung sebenarnya bisa ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari kopi hingga polusi udara. Besarnya peningkatan risiko serangan jantung berbeda-beda tergantung pemicunya dan inilah perbandingannya.

Peningkatan risiko serangan jantung berdasarkan pemicu umum yang bisa ditemukan di lingkungan sehari-hari adalah antara lain sebagai berikut, seperti dikutip dari MensHealth.com, Rabu (16/3/2011).

1. Kopi
Efek kafein adalah memacu kerja jantung dan meningkatkan aliran darah ke otot, sehingga meningkatkan tekanan darah. Pecandu kopi rata-rata 1,5 lebih rentan mengalami serangan jantung dalam waktu 1 jam sesudah minum kopi.

2. Alkohol
Alkohol juga bisa meningkatkan tekanan darah sehingga beban jantung meningkat. Peminum alkohol 3 kali lebih berisiko mengalami serangan jantung dalam waktu 12 jam sesudah minum minuman alkohol.
Continue reading

Pria Hobi Selingkuh Rentan Kena Serangan Jantung

Florence, Italia, Penelitian menunjukkan hubungan seks yang dilakukan secara rutin bisa menyehatkan jantung. Namun bagi pria, syaratnya harus dilakukan dengan pasangan resmi sebab bercinta dengan selingkuhan justru akan meningkatkan risiko serangan jantung.

Sebuah penelitian di Italia menunjukkan, hubungan seks tidak lagi memberikan manfaat bagi jantung jika melibatkan unsur pengkhianatan. Bagi pria yang sudah beristri, risiko serangan jantung justru meningkat jika sering berhubungan seks dengan wanita lain.
Continue reading

Turunkan Kolesterol dengan Jeruk Bali

Jeruk bali bermanfaat bagi kesehatan. Kandungan pektinnya lebih banyak dibandingkan dengan jeruk jenis lain. Pektin inilah yang dipercaya mampu menurunkan kolesterol sekaligus mengurangi risiko sakit jantung.

Hampir semua orang kenal jeruk bali. Rasa dan bentuknya khas. Kulitnya sering dimanfaatkan anak-anak di pedesaan sebagai bahan baku mobil-mobilan. Daging buahnya yang segar dan banyak mengandung air bisa langsung dimakan setelah dikupas atau sebagai campuran salad maupun rujak. Continue reading

Bagaimana Bakteri Berkomunikasi Sebelum menyerang Inangnya


Sebelum melakukan serangan ke tubuh manusia bakteri akan melakukan percakapan dulu. Sekumpulan organisme kecil akan ngobrol terlebih dahulu menentukan target yang akan dimasukinya di luar atau dalam tubuh manusia.Bakteri memiliki percakapan seperti bisik-bisik untuk menghitung jumlahnya sebelum mencoba melakukan serangan terhadap organisme tuan rumahnya. Mikroorganisme ini bisa berada di kulit atau dalam organ tubuh lainnya.

“Jika bakteri bekerja secara individu, maka dampak terhadap lingkungannya akan kecil. Karenanya bakteri selalu membentuk koloni sehingga bisa menimbulkan dampak tersendiri bagi tubuh,” ujar Bonnie Bassler, seorang profesor biologi molekuler dari Princeton University, seperti dikutip dari LiveScience,

Bakteri berkomunikasi dengan menggunakan bahan kimia, yaitu melepaskan molekul kecil ke dalam media di sekitarnya yang dapat dideteksi melalui reseptor pada permukaan sel bakteri lainnya.

Ketika sejumlah sinyal molekul ini tercapai, maka masing-masing individu dari bakteri ini sudah mengetahui bahwa teman-teman didekatnya sudah memulai suatu tindakan. Proses ini dikenal sebagai penginderaan quorum.

Penginderaan quorum ini digunakan oleh bakteri virulen (bakteri jahat) untuk menginfeksi inangnya, misalnya bakteri Vibrio cholerae,– yang menyebabkan penyakit kolera–, mengandalkan penginderaan quorum untuk mengkoordinasikan penyerangan ke tubuh inangnya. Selain itu komunikasi ini juga dilakukan mikroba lainnya untuk tindakan terkoordinasi yang lebih ramah.
Jenis penginderaan quorum yang dilakukan tiap bakteri kadang berbeda-beda, misalnya bakteri Vibrio fischeri menggunakan alat komunikasi berupa cahaya yang bisa dihasilkan oleh tubuhnya sendiri. Jika jumlahnya sudah memadai, maka bakteri ini akan berkumpul untuk membuat cahaya yang lebih terang.

“Dengan mengetahui bagaimana bakteri ini berkomunikasi, maka bisa membantu para ilmuwan untuk merancang jenis antibiotik baru. Obat-obatan ini diharapkan bisa menghalangi pelepasan sinyal molekul sehingga menghambat kemampuan bakteri untuk berbicara atau mendengar,” ungkap Bassler.

Dengan cara ini bakteri tidak akan pernah tahu apakah jumlahnya sudah cukup atau belum untuk melepaskan racun, sehingga infeksi bisa dihindari.

source:http://batbitunik.blogspot.com/2010/06/ternyata-bakteri-bisa-mengobrol-juga.html