Anak Bebas Daging, IQ Lebih Tinggi

ANAK-anak yang tidak mengonsumsi daging, ternyata memiliki tingkat kecerdasan (IQ) lebih tinggi. Rata-rata, mereka memiliki IQ 116 ke atas.

Praktisi Vegetarian, Drs Susianto MKM dalam pencanangan Gerakan ‘Meet Free Monday’ di TK-SD Karangturi Mataram, Sabtu (22/1) lalu, menuturkan, anak yang pintar, cenderung memilih pola hidup vegetarian. “Daya tahan tubuh juga bisa lebih kuat karena banyak zat antioksidan yang masuk ke dalam tubuh. Ini amat baik di tengah masa pertumbuhannya,” paparnya.

Di hadapan ratusan siswa TK dan SD, Ketua Indonesia Vegetarian Society itu bercerita perihal pengalamannya yang sudah mulai total mengonsumsi vegetarian (nabati) sejak tahun 1988. “Sekarang, kalau melihat daging, saya seperti dihadapkan segumpal racun yang bila dimakan, menimbulkan berbagai penyakit kronis seperti kanker, kolesterol, dan jantung,” ujar Susianto. Continue reading

1 Hari Saja untuk Bersihkan Racun Tubuh

Jakarta, Detoks atau proses mengeluarkan racun-racun di tubuh merupakan satu hal yang penting untuk dilakukan. Cukup meluangkan 1 hari saja untuk detoks ini.

Beberapa orang mulai membiasakan diri meluangkan waktu 1 hari dalam seminggu untuk detoks setelah tubuh terus-terusan dimasukkan berbagai makanan. Tapi ada juga yang melakukannya 2 minggu sekali atau 1 bulan sekali tergantung kebutuhan.

Kapan waktu yang tepat untuk detoks?

Pakar kesehatan mengatakan tubuh perlu melakukan detoks  setelah tidak pernah berhenti konsumsi berbagai makanan. Biasanya orang memilih 1 hari biasa untuk detoks bukan saat libur.

Makanan yang masuk ke dalam tubuh bisa menjadi racun karena mengandung lemak jahat dan kolesterol yang bisa dibersihkan lewat detoks. Mengeluarkan racun dengan detoks bisa membersihkan pencernaan dan meningkatkan kekebalan tubuh. Continue reading

Pemicu Serangan Jantung yang Ditemui Sehari-hari

Jakarta, Berbagai pemicu serangan jantung sebenarnya bisa ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari kopi hingga polusi udara. Besarnya peningkatan risiko serangan jantung berbeda-beda tergantung pemicunya dan inilah perbandingannya.

Peningkatan risiko serangan jantung berdasarkan pemicu umum yang bisa ditemukan di lingkungan sehari-hari adalah antara lain sebagai berikut, seperti dikutip dari MensHealth.com, Rabu (16/3/2011).

1. Kopi
Efek kafein adalah memacu kerja jantung dan meningkatkan aliran darah ke otot, sehingga meningkatkan tekanan darah. Pecandu kopi rata-rata 1,5 lebih rentan mengalami serangan jantung dalam waktu 1 jam sesudah minum kopi.

2. Alkohol
Alkohol juga bisa meningkatkan tekanan darah sehingga beban jantung meningkat. Peminum alkohol 3 kali lebih berisiko mengalami serangan jantung dalam waktu 12 jam sesudah minum minuman alkohol.
Continue reading