PlayBook Mulai Ditawarkan di AS dan Kanada

RIM
BlackBerry PlayBook

ONTARIO, KOMPAS.com — Tablet BlackBerry PlayBook buatan Research In Motion akhirnya segera memulai debutnya di pasaran. Pemesanan awal atau pre order perangkat tersebut telah dibuka di Kanada dan AS. PlayBook ditawarkan mulai harga 499 dollar AS.

“Kabar gembira. Hari ini, kami mengumumkan pre order, harga, dan kapan tablet BlackBerry PlayBook tersedia di toko bersama program Best Buy,” tulis Douglas Soltys di blog BlackBerry, Selasa (22/3/2011).

Untuk saat ini, Research In Motion (RIM) baru menawarkan tiga model BlackBerry yang semuanya baru. Perangkat tersebut menggunakan akses nirkabel WiFi. Tiap model terbagi dalam kapasitas 16 GB seharga 499 dollar AS, 32 GB seharga 599 dollar AS, dan 64 GB seharga 699 dollar AS. Pemesanan awal dapat dilakukan di toko-toko Best Buy dan Best Buy Mobile di AS serta Best Buy dan Future Shop di Kanada.

“BlackBerry PlayBook akan tersedia di toko-toko Best Buy, BestBuy Mobile, Best Buy Kanada, dan Future Shop pada 19 April,” lanjut Soltys. Selain di toko-toko tersebut, sejumlah mitra juga akan mendistribusikan produk ini di AS dan Kanada, seperti operator telekomunikasi Sprint dan Verizon Wireless. Continue reading

Lokalisasi Situs Porno di Domain .XXX Disahkan

SAN FRANCISCO, KOMPAS.com — Tak lama lagi banyak situs pornografi punya lokalisasi di internet dengan disetujuinya domain berakhiran .XXX. Nama domain baru ini akan bergabung dengan situs-situs yang selama ini telah kita kenal, seperti .COM atau .ORG.

Akhiran .XXX ini akan dipakai khusus bagi konten bagi orang dewasa yang berbau pornografi. Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN), sebuah badan yang mengatur sistem penamaan domain di internet, telah memutuskan memakai akhiran .XXX itu pada akhir pekan lalu.

ICANN sebelumnya telah berulang kali menolak memberikan nama situs dengan akhiran .XXX. Sejak tahun 2000, ICANN menolak permohonan tersebut atas desakan kelompok Kristen dan pemerintah yang khawatir terhadap penyebaran pornografi. Para kelompok agama khawatir penamaan itu akan melegitimasi keberadaan pornografi di dunia maya. Continue reading