Tidak Ada Olah raga Sebabkan Kematian

Orasi Ilmiah Prof Dr Muchsin Doewes PFark MARS

image KASUS kematian mendadak yang menimpa Aji Massaid, Basuki, Benyamin, maupun selebriti dan masyarakat lainnya, karena olahraga, dibantah ahli kesehatan olahraga, Prof Dr Muchsin Doewes PFark MARS.

“Tidak ada olahraga yang mengakibatkan kematian. Matinya mereka itu secara mendadak, bukan karena olahraganya. Tetapi, bisa karena porsinya yang berlebihan, atau penyebab lain. Bukan karena rajin berolahraga,” kata dia.

Malah, dibandingan orang yang meninggal di tempat tidur karena sakit, lebih banyak dibandingkan meninggal karena olahraga. Karena itu, tidak perlu takut berolahraga, menggerakkan tubuh. Sebab jika tidak, maka usianya akan pendek. Bahkan, kepada kelompok lanjut usia (lansia), dia menyarankan untuk olahraga rutin. Bagi lansia sangat penting. Dengan berlatih rutin sedetik, akan menambah panjang usia dua detik. Continue reading

BlackBerry Playbook Hadir di Indonesia Mei

Jakarta – Research in Motion (RIM) belum mau membocorkan jadwal peluncuran BlackBerry Playbook di Indonesia. Namun jika melihat time schedule dari RIM, hampir bisa dipastikan tablet PC itu akan hadir Mei 2011 mendatang.

Playbook sendiri, kata Arun Verma, Platform Evangelist dari RIM baru akan resmi diluncurkan di Amerika Utara 19 April mendatang. Setelah itu, baru kemudian di negara-negara lainnya.

“Untuk di Indonesia, kami belum mau komen. Jika saatnya tiba, pasti akan kami beritahu semua, mulai dari kapan tanggal peluncurannya hingga berapa harganya. Tunggu saja, tak lama lagi, kok,” kata dia di sela media briefing di Hotel Four Seasons, Jakarta, Rabu (23/3/2011). Continue reading

Anak Bebas Daging, IQ Lebih Tinggi

ANAK-anak yang tidak mengonsumsi daging, ternyata memiliki tingkat kecerdasan (IQ) lebih tinggi. Rata-rata, mereka memiliki IQ 116 ke atas.

Praktisi Vegetarian, Drs Susianto MKM dalam pencanangan Gerakan ‘Meet Free Monday’ di TK-SD Karangturi Mataram, Sabtu (22/1) lalu, menuturkan, anak yang pintar, cenderung memilih pola hidup vegetarian. “Daya tahan tubuh juga bisa lebih kuat karena banyak zat antioksidan yang masuk ke dalam tubuh. Ini amat baik di tengah masa pertumbuhannya,” paparnya.

Di hadapan ratusan siswa TK dan SD, Ketua Indonesia Vegetarian Society itu bercerita perihal pengalamannya yang sudah mulai total mengonsumsi vegetarian (nabati) sejak tahun 1988. “Sekarang, kalau melihat daging, saya seperti dihadapkan segumpal racun yang bila dimakan, menimbulkan berbagai penyakit kronis seperti kanker, kolesterol, dan jantung,” ujar Susianto. Continue reading