Model Pembelajaran problem solving

a. Pengertian
Sebelum memberikan pengertian tentang pengertian problem solving atau pemecahan masalah, terlebih dahulu membahas tentang masalah atau problem. Suatu pertanyaan akan merupakan suatu masalah jika seseorang tidak mempunyai aturan tertentu yang segera dapat dipergunakan untuk menemukan jawaban pertanyaan tersebut.

Munurut Polya (dalam Hudojo, 2003:150), terdapat dua macam masalah :
(1) Masalah untuk menemukan, dapat teoritis atau praktis, abstrak atau konkret, termasuk teka-teki. Kita harus mencari variabel masalah tersebut, kemudian mencoba untuk mendapatkan, menghasilkan atau mengkonstruksi semua jenis objek yang dapat dipergunakan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Bagian utama dari masalah adalah sebagai berikut. Continue reading

Inilah Daftar Mobil Terbaik Dunia 2010

Inilah Daftar Mobil Terbaik Dunia 2010

Selasa, 21 Juli 2009

Chevrolet Camaro yang tampil di film box office Transformers 2 masuk dalam daftar mobil terbaik dunia 2010 (World Car of The Year/WCOTY 2010). Pemenang WCOTY 2010 baru akan diumumkan di ajang 2010 New York Auto Show, April 2010.

Untuk ketujuh kalinya, WCOTY yang merupakan penghargaan indepeden global akan memberikan penghargaan mobil terbak di dunia yang dipasarkan secara global. Juri yang terdiri dari jurnalis otomotif berbagai negara akan memilih mana yang menjadi mobil terbaik tahun 2010. Akan tetapi mulai saat ini sampai awal tahun 2010, para juri akan melakukan tes terhadap 31 mobil yang masuk nominasi untuk menentukan mobil mana yang terbaik.

Selain Camaro, mobil-mobil produksi General Motors (GM) yang masuk nominasi antara lain, Cadillac SRX, Chevrolet Cruze, dan Buick LaCrosse/Allure.(IC) Continue reading

Model Pembelajaran Kooperatif Tipe CIRC

Cooperatif Integrated Reading and Composition(CIRC)
Kooperatif CIRC merupakan model pembelajaran kooperatif terpadu membaca dan menulis Steven& Slavin(Wijaya Jati,2004 : 35) .Langkah-langkah model pembelajaran kooperatif tipe CIRC adalah sebagai berikut.
1. Membentuk kelompok yang anggotanya 4 orang yang secara heterogen
2. Guru memberikan wacana/ kliping sesuai dengan topik
3. Siswa bekerja sama saling membacakan dan menemukan ide pokok dan memberi tanggapan terhadap wacana / kliping dan ditulis pada lembar kertas
4. Mempresentasikan hasil kerja kelompok
5. Guru membuat kesimpulan bersama
6. Penutup

CIRC singkatan dari Cooperative Integrated Reading and Compotition, termasuk salah satu model pembelajaran cooperative learning yang pada mulanya merupakan pengajaran kooperatif terpadu membaca dan menulis (Steven dan Slavin dalam Nur, 2000:8) yaitu sebuah program komprehensif atau luas dan lengkap untuk pengajaran membaca dan menulis untuk kelas-kelas tinggi sekolah dasar. Namun, CIRC telah berkembang bukan hanya dipakai pada pelajaran bahasa tetapi juga pelajaran eksak seperti pelajaran matematika.

Dalam model pembelajaran CIRC, siswa ditempatkan dalam kelompok-kelompok kecil yang heterogen, yang terdiri atas 4 atau 5 siswa. Dalam kelompok ini tidak dibedakan atas jenis kelamin, suku/bangsa, atau tingkat kecerdasan siswa. Jadi, dalam kelompok ini sebaiknya ada siswa yang pandai, sedang atau lemah, dan masing-masing siswa merasa cocok satu sama lain. Dengan pembelajaran kooperatif, diharapkan para siswa dapat meningkatkan cara berfikir kritis, kreatif dan menumbuhkan rasa sosial yang tinggi.

a. Komponen-komponen dalam pembelajaran CIRC
Model pembelajaran CIRC menurut Slavin dalam Suyitno (2005: 3-4) memiliki delapan komponen. Kedelapan komponen tersebut antara lain: (1). Teams, yaitu pembentukan kelompok heterogen yang terdiri atas 4 atau 5 siswa; (2). Placement test, misalnya diperoleh dari rata-rata nilai ulangan harian sebelumnya atau berdasarkan nilai rapor agar guru mengetahui kelebihan dan kelemahan siswa pada bidang tertentu; (3). Student creative, melaksanakan tugas dalam suatu kelompok dengan menciptakan situasi dimana keberhasilan individu ditentukan atau dipengaruhi oleh keberhasilan kelompoknya; (4). Team study, yaitu tahapan tindakan belajar yang harus dilaksanakan oleh kelompok dan guru memberika bantuan kepada kelompok yang membutuhkannya; (5). Team scorer and team recognition, yaitu pemberian skor terhadap hasil kerja kelompok dan memberikan kriteria penghargaan terhadap kelompok yang berhasil secara cemerlang dan kelompok yang dipandang kurang berhasil dalam menyelesaikan tugas; (6). Teaching group, yakni memberikan materi secara singkat dari guru menjelang pemberian tugas kelompok; (7). Facts test, yaitu pelaksanaan test atau ulangan berdasarkan fakta yang diperoleh siswa; (8). Whole-class units, yaitu pemberian rangkuman materi oleh guru di akhir waktu pembelajaran dengan strategi pemecahan masalah.

b. Kegiatan pokok pembelajaran CIRC
Kegiatan pokok dalam CIRC untuk menyelesaikan soal pemecahan masalah meliputi rangkaian kegiatan bersama yang spesifik, yaitu: (1). Salah satu anggota atau beberapa kelompok membaca soal, (2). Membuat prediksi atau menafsirkan isi soal pemecahan masalah, termasuk menuliskan apa yang diketahui, apa yang ditanyakan dan memisalkan yang ditanyakan dengan suatu variabel, (3). Saling membuat ikhtisar/rencana penyelesaian soal pemecahan masalah, (4). Menuliskan penyelesaian soal pemecahan masalah secara urut, dan (5). Saling merevisi dan mengedit pekerjaan/penyelesaian (Suyitno, 2005:4).
Penerapan model pembelajaran CIRC untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dapat ditempuh dengan:
1). Guru menerangkan suatu pokok bahasan matematika kepada siswa, pada penelitian ini digunakan LKS yang berisi materi yang akan diajarkan pada setiap pertemuan
2). Guru memberikan latihan soal
3). Guru siap melatih siswa untuk meningkatkan keterampilan siswanya dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah melalui penerapan model CIRC
4). Guru membentuk kelompok-kelompok belajar siswa yang heterogen
5). Guru mempersiapkan soal pemecahan masalah dalam bentuk kartu masalah dan membagikannya kepada setiap kelompok
6). Guru memberitahukan agar dalam setiap kelompok terjadi serangkaian kegiatan bersama yang spesifik
7). Setiap kelompok bekerja berdasarkan kegiatan pokok CIRC. Guru mengawasi kerja kelompok
8). Ketua kelompok melaporkan keberhasilan atau hambatan kelompoknya
9). Ketua kelompok harus dapat menetapkan bahwa setiap anggota telah memahami, dan dapat mengerjakan soal pemecahan masalah yang diberikan
10). Guru meminta kepada perwakilan kelompok untuk menyajikan temuannya
11). Guru bertindak sebagai nara sumber atau fasilitator
12). Guru memberikan tugas/PR secara individual
13). Guru membubarkan kelompok dan siswa kembali ke tempat duduknya
14). Guru mengulang secara klasikal tentang strategi penyelesaian soal pemecahan masalah
15). Guru memberikan kuis
d. Kekuatan model pembelajaran CIRC
Secara khusus, Slavin dalam Suyitno (2005:6) menyebutkan kelebihan model pembelajaran CIRC sebagai berikut:

1). CIRC amat tepat untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah
2). Dominasi guru dalam pembelajaran berkurang
3). Siswa termotivasi pada hasil secara teliti, karena bekerja dalam kelompok
4). Para siswa dapat memahami makna soal dan saling mengecek pekerjaannya
5). Membantu siswa yang lemah
6). Meningkatkan hasil belajar khususnya dalam menyelesaikan soal yang berbentuk pemecahan masalah

sumber: Suyitno, Amin. 2005. Mengadopsi Pembelajaran CIRC dalam Meningkatkan Keterampilan Siswa Menyelesaikan Soal Cerita. Seminar Nasional F.MIPA UNNES.

Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization)

Pembelajaran kooperatif merupakan stategi pembelajaran yang mendorong siswa aktif menemukan sendiri pengetahuannya melalui ketrampilan proses (Henny, 2003:20). Siswa belajar dalam kelompok kecil yang kemampuannya heterogen. Dalam menyelesaikan tugas kelompok setiap anggota saling bekerja sama dan saling membantu dalam memahami suatu bahan ajar. Agar siswa dapat bekerja sama dengan baik di dalam kelompoknya maka mereka perlu diajari ketrampilan-ketrampilan kooperatif sebagai berikut.
a. Berada dalam tugas
Berada dalam tugas maksudnya adalah tetap berada dalam kerja kelompok, menyelesaikan tugas yang menjadi tanggung jawabnya sampai selesai dan bekerjasama dalam kelompok sesuai dengan kesepakatan kelompok, ada kedisiplinan individu dalam kelompok.
b. Mengambil giliran dan berbagi tugas
Mengambil giliran dan berbagi tugas yaitu bersedia menerima tugas dan membantu menyelesaikan tugas. Continue reading

Pendekatan Problem Open Ended

Problem Open Ended adalah pembelajaran pendekatan terbuka yang memberikan kebebasan individu untuk mengembangkan berbagai cara dan strategi pemecahan masalah sesuai dengan kemampuan masing-masing
peserta didik (dalam Suherman, 2003:124). Pembelajaran berbasis problem open ended memberikan ruang yang cukup bagi peserta didik untuk mengeksplorasi permasalahan sesuai kemampuan, bakat, dan minatnya, sehingga peserta didik yang memiliki kemampuan yang lebih tinggi dapat berpartisipasi dalam berbagai kegiatan matematika, dan peserta didik dengan kemampuan lebih rendah masih dapat menikmati kegiatan matematika sesuai dengan kemampuannya.

Shimada (dalam Suherman, 2003:124), menyatakan bahwa dalam pembelajaran matematika, rangkaian dari pengetahuan, keterampilan, konsep, prinsip, atau aturan diberikan kepada peserta didik biasanya melalui
langkah demi langkah. Langkah-langkah pembelajaran matematika dengan pendekatan problem open ended adalah sebagai berikut. Continue reading

Kasus Century Golkar: KSSK, BI, Bapepam, dan LPS Paling Bertanggungjawab

Amanda Ferdina – detikNews


Jakarta – Golkar sudah menyebut siapa saja pihak-pihak yang bertanggungjawab terkait kasus Bank Century. Partai berlogo pohon beringin ini pun meminta agar ada langkah hukum pada individu yang ada di dalam lembaga tersebut.

“Siapa yang seharusnya bertanggungjawab dari proses akuisisi, merger, dan bailout? Yang bertanggung jawab secara normatif adalah KSSK. Siapa KSSK sudah tahu sendiri siapa kan,” terang anggota Pansus Century dari Fraksi Golkar Aziz Syamsudin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (28/1/2010).

KSSK adalah Komite Stabilitas Sistem Keuangan, yang diketuai oleh Menkeu Sri Mulyani dengan anggota Gubernur BI yang saat itu dijabat Boediono.

Selain KSSK, Aziz juga menyebut sejumlah lembaga lainnya yang dinilai ikut bertanggungjawab terkait pengucuran dana Rp 6,7 triliun.

“KSSK dalam pelaksanaannya, diawasi oleh LPS, jadi KSSK dan LPS harus bertanggung jawab. Dan juga bagaimana Bank Century memperdagangkan tanpa seizin Bapepam, itu Bapepam dan BI juga harus tanggung jawab,” tambahnya.

Karena alasan itulah, Golkar mengambil kesimpulan, yang harus bertanggungjawab adalah KSSK, LPS, Bapepam, dan BI.

“Yang bertanggung jawab harus diberikan sanksi hukum. Secara UU Pansus mengeluarkan UU rekomendasi, dan menyalurkan proses penindakan hukum ke KPK,” terangnya.

Namun, menurut Aziz, proses hukum itu berlaku hanya untuk setingkat presiden dan wakil presiden. Sedang untuk setingkat presiden dan wakil presiden, mesti melalui proses konstitusi.

“Di mana rekomendasi pansus dibawa ke hak menyatakan pendapat DPR, lalu bisa diuji ke Mahkamah Konstitusi, lalu ada uji materiil. Kalau MK setuju, maka dikembalikan ke MPR. Nanti MPR yang bertanggungjawab perihal ini,” terangnya.

(ndr/gah)

<!–

–>

Download Soal Olimpiade Matematika SMP dan pembahasan

Australian Junior Mathematics Olympiad

Selain itu juga di link berikut:
1. Download Soal olimpiade Matematika SMP (Australian Junior Mathematics olympiad) 2008-2009
2. Download Soal Olimpiade Matematika SMP tk. Provinsi dan pembahasan

3. Soal Olimpiade Matematika Internasional SMP ( Junior Mathematics Olympiad)

Siswa SD Bernadus Sabet Tiga Emas Olimpiade Matematika

Semarang, CyberNews. Henry Jayakusuma (11), siswa kelas VI SD PL Bernardus berhasil menyabet tiga medali emas serta sejumlah medali perak dan perunggu di beberapa kompetisi matematika tingkat internasional di India, Filipina, dan International Mathematic & Science Olympiad (IMSO) 2009 di Yogyakarta dalam kurun waktu tiga bulan terakhir.

Kemampuan siswa kelahiran Semarang 8 Mei 1998 ini mampu menyaingi belasan peserta lain dari sejumlah negara di Asia. Menurut Kepala Sekolah SD PL Bernardus R Basuki, prestasi Henry lebih memuaskan dibandingkan kompetisi sejenis yakni IMSO 2008 yang berlangsung di Thailand, dimana waktu itu hanya memeroleh medali perunggu. Continue reading