SBY Tindaklanjuti Simpulan Pansus Century

suara merdeka, 24/01/2010

JAKARTA- Apa pun kelak kesimpulan Pansus Century, masyarakat diminta untuk menanggapinya secara positif. Bila memang ada indikasi pelanggaran hukum, Presiden SBY pasti akan menindaklanjutinya. Demikian komentar Menkominfo Tifatul Sembiring mengenai proses Pansus Century yang mendekati pengambilan kesimpulan.

Tifatul dicegat wartawan usai diskusi bertajuk “100 Hari Kinerja SBY-Boediono” di Cikini, Jakarta, Sabtu (23/1). “Jika memang terlihat keterikatan dengan pelanggaran hukum, pasti Presiden akan mempersilakan untuk diusut secara hukum,” ujar dia.

Menyinggung masalah proses pengambilan kebijakan melakukan bailout sebesar Rp 6,7 triliun yang dipermasalahkan, Tifatul menegaskan, perlu dilakukan evaluasi mendalam dan komprehensif.

Sebuah kebijakan yang telah diambil tidak bisa langsung dianggap melanggar hukum kecuali memang ada bukti telah terjadi pelanggaran hukum. “Tapi kalau mengklaim ini sebagai kriminalisasi kebijakan maka ke depannya ini akan berisiko”, sambungnya.
Diperpanjang Mengenai masa kerja Pansus Hak Angket Kasus Century, bila diperlukan dapat diperpanjang. Namun, memperpanjang masa kerja bukan pilihan terbaik karena hanya akan menimbulkan masalah baru.

Hal itu diungkapkan Pengamat politik TA Legowo dari Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) di Jakarta, Sabtu (23/1). Menurut analisisnya, pansus terlihat seperti diombang-ambing dan “diping-pong” oleh keterangan-keterangan yang tidak pasti dan saling berlawanan dari para saksi.

Bahkan ada dua aspek yang menjadi perhatian selama pansus ini bekerja. Pertama, aspek konsolidasi internal kepanitiaan angket Bank Century. Tidak dimungkiri, pansus ini terdiri atas beragam kepentingan politik. “Melihat kenyataan ini, Pansus masuk ke dalam potensi ’keterbelahan’ yang secara langsung maupun tidak langsung dapat memperlemah Pansus dalam mengurai benang kusut skandal Century,” katanya.

Hal yang menjadi fokus berikutnya adalah bahwa pansus terlihat belum mampu mengungkap bukti-bukti yang kuat dan saling mengait yang mengindikasikan telah terjadi pembuatan kebijakan yang salah. (K8,dtc-76,45)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s