Menikah Atau Tidak Sama Saja ?

image

Bagi sebagian besar orang, menikah adalah melengkapi hidup. Dengan menikah, seseorang akan memiliki teman hidup yang bisa diajak berbagi beban dan kebahagiaan. Namun, potret indah pernikahan itu hanya berlaku bagi mereka yang memiliki kehidupan pernikahan bahagia. Mereka yang tidak bahagia dalam pernikahan, justru merasa terjebak seumur hidup.

Pro-kontra pernikahan itu, ditanggapi serius oleh Jamila Bookwala, guru besar tamu di Laffayette College, AS. Bookwala menyimpulkan, menikah atau tidak, tidak terlalu berpengaruh terhadap kemampuan seseorang mengatsi persoalan hidup.

“Bila Anda melihat orang-orang yang tidak menikah yang memiliki keahlian tinggi dan kemandirian yang tinggi mereka sebenarnya mempunyai kesejahteraan emosional lebih baik ketimbang orang-orang yang menikah,” kata Bookwala.

Untuk studinya, Bookwala memakai data dari National Survey of Midlife Development AS dan mempelajari jawaban yang diberikan oleh lebih dari 1.500 warga berusia 40-74 tahun.

Temuan Bookwala, antara lain, orang yang tidak pernah menikah memang menunjukkan tingkat kesejahteraan emosional, secara keseluruhan lebih rendah ketimbang yang menikah. Namun dalam hal sumber daya psikologis, kedua kelompok ini berimbang.

(Pause/dila)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s