Download Soal Olimpiade Matematika Canadian Mathematical Olympiad (CMO) dan pembahasannya

maaf belum kami upload , insya Allah segera….

    Canadian Mathematical Olympiad (CMO)

    The CMO is supported by Sun Life Financial Services of Canada, the CMS, and teachers at the university and high school level.

    The 2010 CMO will take place on Wednesday, March 24th, 2010.

    The 2009 CMO took place on Wednesday, March 25th, 2009. The winners have been announced.

    Participation in the CMO

    The Canadian Mathematical Olympiad (CMO) is a closed competition whose candidates require an invitation from the Canadian Mathematical Society. This is to ensure, as far as is possible, that students writing the competition are aware of its nature, have had competition experience and can be expected to do reasonably well.

    There are a number of ways to secure an invitation:

    1. The main route to an invitation is doing well on the Open (the Sun Life Financial Canadian Open Mathematics Challenge, also known as the COMC), written in the previous November. Normally, the top 50 students from the Open receive a direct invitation to write the CMO.
    2. The next 150 or so top Open participants are invited to write the Canadian Mathematics Olympiad Qualifying Repêchage (CMOQR). Students who do well on the Repêchage are then invited to write the CMO. In some circumstances, the Chairs of the Open and CMO Committees, in consultation with the Chair of the Mathematical Competitions Committee (MCC), may authorize other students to write the Repêchage. Students participating in the Repêchage receive, electronically, a set of ten problems, whose solutions must be submitted within a week of receipt.
    3. The Chair of the CMO Committee may invite students who perform well in the Alberta or Quebec provincial competitions.
    4. Normally, students who have done well in past CMO, APMO and USAMO competitions, as well as those who have participated in training camps for the IMO, are invited.
    5. Finally, the Chair of the CMO Committee may invite students who, in his/her opinion, will make a credible attempt; such students, for example, may have participated in the Mathematics Olympiads Correspondence Program (Olymon).

    Prizes

    The First Prize winner in the 2009 Canadian Mathematical Olympiad receives the Sun Life Cup and $2 000. In addition, the Second Prize winner receives $1 500, the Third Prize winner receives $1 000 and students earning an Honourable Mention (approximately six students) receive $500 each.

    In order to be eligible for prizes the student:

    • must be a Canadian citizen or permanent resident who is in full-time attendance at an elementary or secondary school, or CEGEP since September of the year prior to the CMO;
    • be less than 20 years old as of June 30 of the year of the CMO; and
    • must not have written the Putnam Competition.

    Succeeding at the CMO

    It is important to emphasize that any student who is invited to write the CMO should be aware that success will require mathematics at a higher level than is taught in most schools, and therefore should prepare specifically for the competition. The Society has several resources available, including questions and solutions from previous competitions (available below), books in the ATOM Series and the journal Crux Mathematicorum with Mathematical Mayhem, which is strongly recommended.

    ‘Pria’ Transgender Kedua akan Melahirkan Bulan Depan

    Aprizal Rahmatullah – detikNews


    California – Usia kandungan Scott Moore (30) sudah mulai tua. Scott adalah ‘pria’ kedua yang bisa hamil dan bulan depan ia akan melahirkan anak pertamanya.

    “Kami tahu beberapa orang akan mengkritik kami, tapi kami bahagia dan tidak malu,” kata Scott seperti dikutip dari situs telegraph.co.uk, Jumat (29/1/2010) dini hari. Continue reading

    Gaji Pejabat Naik, Pemerintah Sengaja Pancing Amarah Rakyat

    Novi Christiastuti Adiputri – detikNews


    Jakarta – Isu kenaikan gaji pejabat dihujani bermacam kritikan oleh banyak pihak. Pemerintah dianggap tidak peka dan sengaja memancing amarah rakyat.

    “Setelah mobil dinas, sekarang naik gaji, kelihatannya pemerintah sengaja memancing-mancing kemarahan rakyat,” ujar pengamat politik UI, Maswadi Rauf, saat berbincang-bincang melalui telepon, Kamis (28/1/2010) malam.

    Menurut Maswadi, permasalahan kenaikan gaji pejabat sebaiknya tidak dilihat dari pantas atau tidaknya. Melainkan dengan didasarkan pada ekonomi kerakyatan. Continue reading

    Foto Adegan Seks Ayu Azhari Mendadak Beredar!

    Adhie Ichsan – detikhot

    Gambar

    Jakarta Ketika Ayu Azhari hendak berkompetisi di Pilkada Sukabumi, ibu enam anak itu mendapat ujian. Foto-foto Ayu sedang melakukan hubungan intim dengan pria bule beredar di internet.

    Foto-foto itu diduga sebagai upaya menjegal langkah Ayu maju di Pilkada Sukabumi atau populer disebut black campaign. Ada lima foto yang beredar luas.

    Empat foto diduga berasal dari cuplikan film ‘Without Mercy’ (1995) yang pernah dimainkan oleh Ayu. Di foto-foto itu Ayu tampak sedang melakukan adegan hubungan seks dengan seorang pria bule.

    Adegan syur itu dilakukan di dalam jacuzzi atau bak mandi air panas. Sebagian tubuh Ayu dan pria bule itu tertutup busa sabun. Namun payudara Ayu tampak jelas. Keempat foto itu menunjukkan sudut gambar yang berbeda-beda.

    Lalu di foto yang kelima terlihat Ayu sedang dugem dengan beberapa kerabatnya. Yang menjadi pusat perhatian foto kelima ialah celana dalam Ayu yang ngintip saat dirinya sedang duduk.

    Tak hanya foto-foto, ada pernyataan yang menyertai gambar-gambar itu. Pernyataan itu mempertanyakan agama yang dianut oleh Ayu. Dalam pernyataan itu Ayu disebutkan tidak pantas mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Sukabumi.

    Bagaimana pendapat Ayu Azhari?

    (fjr/hkm)

    Model Pembelajaran problem solving

    a. Pengertian
    Sebelum memberikan pengertian tentang pengertian problem solving atau pemecahan masalah, terlebih dahulu membahas tentang masalah atau problem. Suatu pertanyaan akan merupakan suatu masalah jika seseorang tidak mempunyai aturan tertentu yang segera dapat dipergunakan untuk menemukan jawaban pertanyaan tersebut.

    Munurut Polya (dalam Hudojo, 2003:150), terdapat dua macam masalah :
    (1) Masalah untuk menemukan, dapat teoritis atau praktis, abstrak atau konkret, termasuk teka-teki. Kita harus mencari variabel masalah tersebut, kemudian mencoba untuk mendapatkan, menghasilkan atau mengkonstruksi semua jenis objek yang dapat dipergunakan untuk menyelesaikan masalah tersebut. Bagian utama dari masalah adalah sebagai berikut. Continue reading

    Inilah Daftar Mobil Terbaik Dunia 2010

    Inilah Daftar Mobil Terbaik Dunia 2010

    Selasa, 21 Juli 2009

    Chevrolet Camaro yang tampil di film box office Transformers 2 masuk dalam daftar mobil terbaik dunia 2010 (World Car of The Year/WCOTY 2010). Pemenang WCOTY 2010 baru akan diumumkan di ajang 2010 New York Auto Show, April 2010.

    Untuk ketujuh kalinya, WCOTY yang merupakan penghargaan indepeden global akan memberikan penghargaan mobil terbak di dunia yang dipasarkan secara global. Juri yang terdiri dari jurnalis otomotif berbagai negara akan memilih mana yang menjadi mobil terbaik tahun 2010. Akan tetapi mulai saat ini sampai awal tahun 2010, para juri akan melakukan tes terhadap 31 mobil yang masuk nominasi untuk menentukan mobil mana yang terbaik.

    Selain Camaro, mobil-mobil produksi General Motors (GM) yang masuk nominasi antara lain, Cadillac SRX, Chevrolet Cruze, dan Buick LaCrosse/Allure.(IC) Continue reading

    Model Pembelajaran Kooperatif Tipe CIRC

    Cooperatif Integrated Reading and Composition(CIRC)
    Kooperatif CIRC merupakan model pembelajaran kooperatif terpadu membaca dan menulis Steven& Slavin(Wijaya Jati,2004 : 35) .Langkah-langkah model pembelajaran kooperatif tipe CIRC adalah sebagai berikut.
    1. Membentuk kelompok yang anggotanya 4 orang yang secara heterogen
    2. Guru memberikan wacana/ kliping sesuai dengan topik
    3. Siswa bekerja sama saling membacakan dan menemukan ide pokok dan memberi tanggapan terhadap wacana / kliping dan ditulis pada lembar kertas
    4. Mempresentasikan hasil kerja kelompok
    5. Guru membuat kesimpulan bersama
    6. Penutup

    CIRC singkatan dari Cooperative Integrated Reading and Compotition, termasuk salah satu model pembelajaran cooperative learning yang pada mulanya merupakan pengajaran kooperatif terpadu membaca dan menulis (Steven dan Slavin dalam Nur, 2000:8) yaitu sebuah program komprehensif atau luas dan lengkap untuk pengajaran membaca dan menulis untuk kelas-kelas tinggi sekolah dasar. Namun, CIRC telah berkembang bukan hanya dipakai pada pelajaran bahasa tetapi juga pelajaran eksak seperti pelajaran matematika.

    Dalam model pembelajaran CIRC, siswa ditempatkan dalam kelompok-kelompok kecil yang heterogen, yang terdiri atas 4 atau 5 siswa. Dalam kelompok ini tidak dibedakan atas jenis kelamin, suku/bangsa, atau tingkat kecerdasan siswa. Jadi, dalam kelompok ini sebaiknya ada siswa yang pandai, sedang atau lemah, dan masing-masing siswa merasa cocok satu sama lain. Dengan pembelajaran kooperatif, diharapkan para siswa dapat meningkatkan cara berfikir kritis, kreatif dan menumbuhkan rasa sosial yang tinggi.

    a. Komponen-komponen dalam pembelajaran CIRC
    Model pembelajaran CIRC menurut Slavin dalam Suyitno (2005: 3-4) memiliki delapan komponen. Kedelapan komponen tersebut antara lain: (1). Teams, yaitu pembentukan kelompok heterogen yang terdiri atas 4 atau 5 siswa; (2). Placement test, misalnya diperoleh dari rata-rata nilai ulangan harian sebelumnya atau berdasarkan nilai rapor agar guru mengetahui kelebihan dan kelemahan siswa pada bidang tertentu; (3). Student creative, melaksanakan tugas dalam suatu kelompok dengan menciptakan situasi dimana keberhasilan individu ditentukan atau dipengaruhi oleh keberhasilan kelompoknya; (4). Team study, yaitu tahapan tindakan belajar yang harus dilaksanakan oleh kelompok dan guru memberika bantuan kepada kelompok yang membutuhkannya; (5). Team scorer and team recognition, yaitu pemberian skor terhadap hasil kerja kelompok dan memberikan kriteria penghargaan terhadap kelompok yang berhasil secara cemerlang dan kelompok yang dipandang kurang berhasil dalam menyelesaikan tugas; (6). Teaching group, yakni memberikan materi secara singkat dari guru menjelang pemberian tugas kelompok; (7). Facts test, yaitu pelaksanaan test atau ulangan berdasarkan fakta yang diperoleh siswa; (8). Whole-class units, yaitu pemberian rangkuman materi oleh guru di akhir waktu pembelajaran dengan strategi pemecahan masalah.

    b. Kegiatan pokok pembelajaran CIRC
    Kegiatan pokok dalam CIRC untuk menyelesaikan soal pemecahan masalah meliputi rangkaian kegiatan bersama yang spesifik, yaitu: (1). Salah satu anggota atau beberapa kelompok membaca soal, (2). Membuat prediksi atau menafsirkan isi soal pemecahan masalah, termasuk menuliskan apa yang diketahui, apa yang ditanyakan dan memisalkan yang ditanyakan dengan suatu variabel, (3). Saling membuat ikhtisar/rencana penyelesaian soal pemecahan masalah, (4). Menuliskan penyelesaian soal pemecahan masalah secara urut, dan (5). Saling merevisi dan mengedit pekerjaan/penyelesaian (Suyitno, 2005:4).
    Penerapan model pembelajaran CIRC untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dapat ditempuh dengan:
    1). Guru menerangkan suatu pokok bahasan matematika kepada siswa, pada penelitian ini digunakan LKS yang berisi materi yang akan diajarkan pada setiap pertemuan
    2). Guru memberikan latihan soal
    3). Guru siap melatih siswa untuk meningkatkan keterampilan siswanya dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah melalui penerapan model CIRC
    4). Guru membentuk kelompok-kelompok belajar siswa yang heterogen
    5). Guru mempersiapkan soal pemecahan masalah dalam bentuk kartu masalah dan membagikannya kepada setiap kelompok
    6). Guru memberitahukan agar dalam setiap kelompok terjadi serangkaian kegiatan bersama yang spesifik
    7). Setiap kelompok bekerja berdasarkan kegiatan pokok CIRC. Guru mengawasi kerja kelompok
    8). Ketua kelompok melaporkan keberhasilan atau hambatan kelompoknya
    9). Ketua kelompok harus dapat menetapkan bahwa setiap anggota telah memahami, dan dapat mengerjakan soal pemecahan masalah yang diberikan
    10). Guru meminta kepada perwakilan kelompok untuk menyajikan temuannya
    11). Guru bertindak sebagai nara sumber atau fasilitator
    12). Guru memberikan tugas/PR secara individual
    13). Guru membubarkan kelompok dan siswa kembali ke tempat duduknya
    14). Guru mengulang secara klasikal tentang strategi penyelesaian soal pemecahan masalah
    15). Guru memberikan kuis
    d. Kekuatan model pembelajaran CIRC
    Secara khusus, Slavin dalam Suyitno (2005:6) menyebutkan kelebihan model pembelajaran CIRC sebagai berikut:

    1). CIRC amat tepat untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah
    2). Dominasi guru dalam pembelajaran berkurang
    3). Siswa termotivasi pada hasil secara teliti, karena bekerja dalam kelompok
    4). Para siswa dapat memahami makna soal dan saling mengecek pekerjaannya
    5). Membantu siswa yang lemah
    6). Meningkatkan hasil belajar khususnya dalam menyelesaikan soal yang berbentuk pemecahan masalah

    sumber: Suyitno, Amin. 2005. Mengadopsi Pembelajaran CIRC dalam Meningkatkan Keterampilan Siswa Menyelesaikan Soal Cerita. Seminar Nasional F.MIPA UNNES.

    Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TAI (Team Assisted Individualization)

    Pembelajaran kooperatif merupakan stategi pembelajaran yang mendorong siswa aktif menemukan sendiri pengetahuannya melalui ketrampilan proses (Henny, 2003:20). Siswa belajar dalam kelompok kecil yang kemampuannya heterogen. Dalam menyelesaikan tugas kelompok setiap anggota saling bekerja sama dan saling membantu dalam memahami suatu bahan ajar. Agar siswa dapat bekerja sama dengan baik di dalam kelompoknya maka mereka perlu diajari ketrampilan-ketrampilan kooperatif sebagai berikut.
    a. Berada dalam tugas
    Berada dalam tugas maksudnya adalah tetap berada dalam kerja kelompok, menyelesaikan tugas yang menjadi tanggung jawabnya sampai selesai dan bekerjasama dalam kelompok sesuai dengan kesepakatan kelompok, ada kedisiplinan individu dalam kelompok.
    b. Mengambil giliran dan berbagi tugas
    Mengambil giliran dan berbagi tugas yaitu bersedia menerima tugas dan membantu menyelesaikan tugas. Continue reading

    Pendekatan Problem Open Ended

    Problem Open Ended adalah pembelajaran pendekatan terbuka yang memberikan kebebasan individu untuk mengembangkan berbagai cara dan strategi pemecahan masalah sesuai dengan kemampuan masing-masing
    peserta didik (dalam Suherman, 2003:124). Pembelajaran berbasis problem open ended memberikan ruang yang cukup bagi peserta didik untuk mengeksplorasi permasalahan sesuai kemampuan, bakat, dan minatnya, sehingga peserta didik yang memiliki kemampuan yang lebih tinggi dapat berpartisipasi dalam berbagai kegiatan matematika, dan peserta didik dengan kemampuan lebih rendah masih dapat menikmati kegiatan matematika sesuai dengan kemampuannya.

    Shimada (dalam Suherman, 2003:124), menyatakan bahwa dalam pembelajaran matematika, rangkaian dari pengetahuan, keterampilan, konsep, prinsip, atau aturan diberikan kepada peserta didik biasanya melalui
    langkah demi langkah. Langkah-langkah pembelajaran matematika dengan pendekatan problem open ended adalah sebagai berikut. Continue reading

    Kasus Century Golkar: KSSK, BI, Bapepam, dan LPS Paling Bertanggungjawab

    Amanda Ferdina – detikNews


    Jakarta – Golkar sudah menyebut siapa saja pihak-pihak yang bertanggungjawab terkait kasus Bank Century. Partai berlogo pohon beringin ini pun meminta agar ada langkah hukum pada individu yang ada di dalam lembaga tersebut.

    “Siapa yang seharusnya bertanggungjawab dari proses akuisisi, merger, dan bailout? Yang bertanggung jawab secara normatif adalah KSSK. Siapa KSSK sudah tahu sendiri siapa kan,” terang anggota Pansus Century dari Fraksi Golkar Aziz Syamsudin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (28/1/2010).

    KSSK adalah Komite Stabilitas Sistem Keuangan, yang diketuai oleh Menkeu Sri Mulyani dengan anggota Gubernur BI yang saat itu dijabat Boediono.

    Selain KSSK, Aziz juga menyebut sejumlah lembaga lainnya yang dinilai ikut bertanggungjawab terkait pengucuran dana Rp 6,7 triliun.

    “KSSK dalam pelaksanaannya, diawasi oleh LPS, jadi KSSK dan LPS harus bertanggung jawab. Dan juga bagaimana Bank Century memperdagangkan tanpa seizin Bapepam, itu Bapepam dan BI juga harus tanggung jawab,” tambahnya.

    Karena alasan itulah, Golkar mengambil kesimpulan, yang harus bertanggungjawab adalah KSSK, LPS, Bapepam, dan BI.

    “Yang bertanggung jawab harus diberikan sanksi hukum. Secara UU Pansus mengeluarkan UU rekomendasi, dan menyalurkan proses penindakan hukum ke KPK,” terangnya.

    Namun, menurut Aziz, proses hukum itu berlaku hanya untuk setingkat presiden dan wakil presiden. Sedang untuk setingkat presiden dan wakil presiden, mesti melalui proses konstitusi.

    “Di mana rekomendasi pansus dibawa ke hak menyatakan pendapat DPR, lalu bisa diuji ke Mahkamah Konstitusi, lalu ada uji materiil. Kalau MK setuju, maka dikembalikan ke MPR. Nanti MPR yang bertanggungjawab perihal ini,” terangnya.

    (ndr/gah)

    <!–

    –>